Rabu, 13 Januari 2010

Kisah perumpamaan pensil

Alkisah, pembuat pensil mengambil sebatang pensil sebelum dimasukkan ke dalam kotak.
“Ada 5 hal yang perlu kamu ketahui sebelum saya mengirim kamu ke dunia luar. Selalu ingat dan jangan dilupakan, maka kamu akan menjadi pensil yang terbaik.”
“Pertama, kamu akan bisa melakukan banyak hal hebat, tapi hanya jika kamu membiarkan dirimu dipegang tangan seseorang.
Kedua, kamu akan merasa sakit setiap kali diraut dan diruncingkan. Hal ini perlu supaya kamu bisa menjadi pensil yang lebih baik.
Ketiga, kamu akan bisa mengoreksi setiap kesalahan yang kamu buat.
Keempat, bagian yang paling penting dari dirimu selalu ada di dalam.
Kelima, pada setiap permukaan di mana kamu digunakan, kamu harus meninggalkan tanda. Apa pun kondisimu, kamu harus terus menulis.”
Pensil berjanji akan selalu ingat. Lalu masuk ke dalam kotak dengan mengingat tujuan tersebut di dalam hati.
Sekarang, ganti pensil itu dengan diri Anda. Selalu ingat dan jangan lupa, dan Anda akan menjadi orang terbaik.

Pertama, Anda akan bisa mengerjakan banyak hal besar, tapi hanya jika Anda membiarkan diri Anda dipegang dan dituntun Tuhan. Dan membiarkan orang lain membimbing Anda dakam mengembangkan bakat-bakat yang Anda miliki.
Kedua, Anda akan mengalami penajaman yang menyakitkan dari waktu ke waktu, berupa berbagai masalah hidup yang harus dihadapi. Tapi Anda memerlukannya untuk menjadi lebih kuat.
Ketiga, Anda akan bisa memperbaiki setiap kesalahan yang kemungkinan Anda lakukan.
Keempat, bagian yang paling penting dari diri Anda selalu ada di dalam diri Anda.
Kelima, pada semua jalan yang Anda lewati, Anda harus meninggalkan tanda. Apa pun situasinya, Anda harus terus menjalankan tugas-tugas Anda.

Perumpamaan pensil ini mengingatkan Anda, bahwa Anda istimewa. Hanya Anda yang dapat memenuhi tujuan yang diberikan kepada Anda ketika dilahirkan. Apa pun situasi Anda, Anda harus meneruskan tugas-tugas Anda. Jalani hidup ini dengan satu tujuan yang bermakna di dalam hati.
Kita semua seperti pensil yang dapat membuat hidup kita dan hidup orang lain di sekitar kita menjadi beda. Jangan pernah berkecil hati dan menganggap hidup atau diri Anda tidak berarti dan tak bisa membuat perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar