II Samuel 7:18-29
M1 (Menerima)
Apa yang akan kamu lakukan setelah mendengar suara Tuhan khusus untuk hidupmu? Apakah kamu akan menangis karena terharu? Atau kamu akan menolak dan berkata bahwa kamu tidak layak untuk rencana Tuhan tersebut? Banyak reaksi yang diungkapkan kepada Tuhan, termasuk apa yang dilakukan oleh Daud. Ketika nabi Natan memberitahukan Daud bahwa salah seorang anak kandungnya akan duduk di atas tahta dan memiliki hubungan istimewa dengan Allah, “Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku,” (II Samuel 7:12-14a), respon Daud adalah berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Karena terheran-heran, apa kata Daud kepada Tuhan? (ayat 18-21).
2.Apa yang paling dikagumi Daud dari Allah? (ayat 22-24).
3.Apa permintaan Daud dan bagaimana kita mendoakannya bagi hidup kita? (ayat 25-29).
M3 (Melakukan)
1.Hal apa yang menghalangimu untuk menjaga keintiman dengan Allah lewat doa?
2.Rindukah kamu mendengar janji Tuhan bagi hidupmu? Tuliskan komitmenmu dan doakan.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada rekan-rekan dan sahabatmu mengenai pengalamanmu bersama Tuhan. Met beraktifitas^^GBU
Selengkapnya...
M1 (Menerima)
Apa yang akan kamu lakukan setelah mendengar suara Tuhan khusus untuk hidupmu? Apakah kamu akan menangis karena terharu? Atau kamu akan menolak dan berkata bahwa kamu tidak layak untuk rencana Tuhan tersebut? Banyak reaksi yang diungkapkan kepada Tuhan, termasuk apa yang dilakukan oleh Daud. Ketika nabi Natan memberitahukan Daud bahwa salah seorang anak kandungnya akan duduk di atas tahta dan memiliki hubungan istimewa dengan Allah, “Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku,” (II Samuel 7:12-14a), respon Daud adalah berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Karena terheran-heran, apa kata Daud kepada Tuhan? (ayat 18-21).
2.Apa yang paling dikagumi Daud dari Allah? (ayat 22-24).
3.Apa permintaan Daud dan bagaimana kita mendoakannya bagi hidup kita? (ayat 25-29).
M3 (Melakukan)
1.Hal apa yang menghalangimu untuk menjaga keintiman dengan Allah lewat doa?
2.Rindukah kamu mendengar janji Tuhan bagi hidupmu? Tuliskan komitmenmu dan doakan.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada rekan-rekan dan sahabatmu mengenai pengalamanmu bersama Tuhan. Met beraktifitas^^GBU